header
7 Januari 2009
   
Emha dapat julukan Ambassador of the Heart
Diposting pada 22 Desember 2008 oleh ndon
 
JOGJA: Deklarasi damai telah disepakati, dilahirkan dan ditandatangani oleh Driss el Boujoufi dari Badan Hubungan antara kaum Muslim dengan Pemerintah Negeri Belanda (Contact Committee Muslims and Government), Dewan Gereja-gereja di Belanda, serta Awraham Soetendorp dari Serikat Kaum Yahudi Progresif (Dutch Union of Progressive Judaism) yang dahulu bernama Serikat Kaum Yahudi Liberal-Religius di Belanda.
Secara resmi kesepakatan itu akan diumumkan 4 Januari 2009 dalam programma Siaran Muslim Negeri Belanda.
Beberapa waktu lalu, masih dalam perjalanan menebar toleransi antar umat beragama, Emha Ainun Najib, koordinator kelompok musik Kiai Kanjeng sempat berdialog dengan Driss el-Boujoufi, tokoh kaum Muslimin Belanda dan Awraham Soetendorp, pemuka Yahudi Belanda. Hal itu dilakukan saat Kiai Kanjeng mengadakan perjalanan ke Amsterdam, Denhaag, Zwolle, Leeuwarden, Deventer, Etten-Leur dan Rotterdam atas undangan Prostentante Kerk Netherlands (Dewan Gereja Protestan) selama tiga minggu.
Menurut Emha, isu yang diangkat adalah kemanusiaan dan komunikasi kebudayaan di berbagai segmen serta lapisan komunitas masyarakat Belanda. Emha menyebarkan berbagai terminologi agama yang diuniversalkan sehingga menciptakan persambungan nurani antar manusia dengan agama apa pun.
“Memberi contoh nyaman dan amannya bekerja sama, serta menumbuhkan saling percaya untuk memandang ke depan. Syarat utamanya adalah saling menyumbangkan sikap adil dalam semua urusan, dari politik global hingga soal panekuk alias apem Belanda,” kata Emha kepada Harian Jogja.
Menurut suami Novia Kolopaking ini, perdamaian dan kerja sama itu bukan hanya mungkin, tapi juga indah dan enak. Setelah berdiskusi dengan Emha, seorang pendeta senior di Zwolle menyebut Emha sebagai Ambassador of the Heart.

Sebagai wujud kesungguhan untuk mendamaikan dunia, Emha bersama tokoh Kristen dan Yahudi Belanda menyatakan deklarasi perdamaian dunia.


Oleh Angelia Dewi Candra (harianjogja.com) 22 Des 2008